Gratis beberapa video,ebook dan Software dari Paket DVD DuniaRumah :

Nama:
E-mail:

Ingin berlangganan artikel-artikel kami silahkan masukkan e-mail anda:

Artikel disusun oleh : Tim DuniaRumah

Tampilkan postingan dengan label Gempa Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Bumi. Tampilkan semua postingan

Peta Kawasan Dunia Paling Rawan Gempa

Ilmuwan menciptakan peta terbaru yang menunjukkan kawasan paling rentan gempa di seluruh dunia. Peta ini memanfaatkan sejarah gempa selama empat ribu tahun.
Pemetan itu membantu masyarakat dunia memahami risiko tinggal di kawasan dengan kegiatan seismik berbahaya.
“Kini, semakin banyak orang yang tinggal di daerah rawan bencana. Gempa bumi di Jepang dan Christchurch (Selandia Baru) menjadi pengingat yang tragis soal hubungan rapuh antara manusia dan bencana alam,” ujar pencipta peta ini sekaligus peneliti di Departemen Geografi, University of Sheffield, Inggris, Benjamin Hennig.
Hennig juga menciptakan peta baru yang lebih mendeskripsikan kondisi Jepang. Ini menunjukkan mayoritas penduduk di negara itu, setidaknya 80 juta orang, terkonsentrasi di sepanjang pantai Pasifik. Peta itu juga termasuk topografi, geografi laut, dan kedalaman air laut.
lintasberita
Klik Baca Selengkapnya...

Prinsip-prinsip Perencanaan Bangunan Tahan Gempa

Selain selektif memilih bahan bangunan berkualitas dan terpercaya seperti Beton Ringan Aerasi Hebel, urusan pembangunan rumah dan gedung di Indonesia harus memenuhi beberapa prinsip-prinsip perencanaan tahan gempa sebagai berikut:

Daktilitas
Perencanaan secara detil atas desain struktur rumah, gedung serta semua unsur penahan gempa sesuai dengan pedoman sehingga berperilaku secara daktil.

Konfigurasi bentuk bangunan
Konfigurasi secara horizontal maupun vertikal harus diletakkan sesimetris mungkin terhadap pusat massa dari bangunan tersebut untuk menghindari terjadinya pemusatan gaya gempa pada titik-titik tertentu pada struktur bangunan.

lintasberita
Klik Baca Selengkapnya...

Teknologi Rumah Sederhana Tahan Gempa

GEMPA dan tsunami yang melanda sebagian belahan Afrika dan Asia pada 26 Desember 2004 disusul gempa yang merusak Pulau Nias dan Simeulue awal pekan ini, menggelitik sejumlah ahli teknik konstruksi untuk mengembangkan desain rumah tahan gempa.

SALAH satu lembaga pendidikan yang memiliki sejumlah tenaga ahli teknik, Akademi Teknik Mesin Indonesia Solo, merancang rumah sederhana tahan gempa yang tergolong murah, dengan teknologi yang cukup mudah diaplikasi oleh penduduk di daerah rawan gempa.

Rumah tahan gempa yang diberi nama Smart Modula ini tergolong konsep revolusioner untuk konstruksi bangunan serba guna. Desain rumah ini memiliki fleksibilitas tinggi, mudah dalam membangunnya, dan cukup kokoh. Konsep knock down atau bongkar pasang yang cukup sederhana ini juga praktis.

"Ide pembuatan rumah sederhana ini sebenarnya bukan sebagai rumah tahan gempa, tetapi awalnya pesanan untuk mengganti tenda-tenda darurat saat terjadi bencana. Konsep awal yang lebih mirip kontainer tergolong gagal karena hasilnya terlalu berat. Rintisan rumah ini sudah berlangsung sejak lima tahun lalu," tutur Direktur Akademi Teknik Mesin Indonesia Solo (ATMI) BB Triatmoko SJ.

Konsep ini mengalami stagnasi proses kreatif karena masih saja terpaku pada konsep pengembangan bentuk kontainer yang baku seperti kubus. Padahal, kebutuhan saat itu lebih pada bentuk-bentuk yang lebih fleksibel dan tidak kaku, selain adanya persoalan bobot yang terlalu berat tadi.

Lebih kurang tiga bulan sebelum terjadi gempa, ide mengembangkan rumah sederhana tersebut kembali tebersit. Saat itu Triatmoko melihat deretan permukiman kumuh di Jakarta, dari atas pesawat yang ditumpanginya. Pemikirannya tertumpu pada keinginan untuk menata permukiman kumuh tersebut tampak lebih rapi, namun tetap murah.

"Rumah tidak hanya sekadar tempat berlindung, tetapi juga cerminan self identity dari pemiliknya. Rumah juga bisa menumbuhkan self confidence dan mengangkat harga diri penghuninya. Meski rumah sederhana dikembangkan untuk segmen rakyat kecil secara massal, tetap saja harus ada standar kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan, tidak dibuat secara asal- asalan," kata Triatmoko.
lintasberita
Klik Baca Selengkapnya...

Persiapan menghadapi gempa bumi

  • Persiapan untuk keadaan darurat
  1. Menentukan tempat-tempat berlindung yang aman jika terjadi gempa bumi. Tempat berlindung yang aman adalah tempat yang yang dapat melindungi anda dari benda-benda yang jatuh atau mebel yang ambruk, misalnya di bawah meja.
  2. Menyediakan air minum untuk keperluan darurat. Bekas botol air mineral dapat digunakan untuk menyimpan air minum. Kebutuhan air minum biasanya 2 sampai 3 liter sehari untuk satu orang.
  3. Menyiapkan tas ransel yang berisi (atau dapat diisi) barang-barang yang sangat dibutuhkan di tempat pengungsian. Barang-barang yang sangat diperlukan dalam keadaan darurat misalnya:
    1. Lampu senter berikut baterai cadangannya
    2. Air minum
    3. Kotak P3K berisi obat menghilangkan rasa sakit, plester, pembalut dan sebagainya
    4. Makanan yang tahan lama seperti biskuit
    5. Sejumlah uang tunai
    6. Buku tabungan
    7. Korek api
    8. Lilin
    9. Helm
    10. Pakaian dalam
    11. Barang-barang berharga yang harus dibawa di saat keadaan darurat
  4. Mengencangkan mebel yang mudah rubuh (seperti lemari pakaian) dengan langit-langit atau dinding dengan menggunakan logam berbentuk siku atau sekrup agar tidak mudah rubuh di saat terjadi gempa bumi
  5. Mencegah kaca jendela atau kaca lemari pakaian agar tidak pecah berantakan di saat gempa bumi dengan memilih kaca yang kalau pecah tidak berserakan dan melukai orang (Safety Glass) atau dengan menempelkan kaca film
  6. Mencari tahu lokasi tempat evakuasi dan rumah sakit yang terdekat. Jika pemerintah setempat tidak mempunyai tempat evakuasi, pastikan anda tidak pergi ke tempat yang lebih rendah atau tempat yang dekat dengan pinggir laut/sungai untuk menghindari tsunami
  • Ketika Terjadi Gempa Bumi
  1. Matikan api kompor jika anda sedang memasak. Matikan juga alat-alat elektronik yang dapat menyebabkan timbulnya api. Jika terjadi kebakaran di dapur, segera padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api. Jika tidak mempunyai pemadam api gunakan pasir atau karung basah
  2. Membuka pintu dan mencari jalan keluar dari rumah atau gedung
  3. Cari informasi mengenai gempa bumi yang terjadi lewat televisi atau radio
  4. Utamakan keselamatan terlebih dahulu, jika terjadi kerusakan pada tempat Anda berada, segeralah mengungsi ke tempat pengungsian terdekat
  5. Tetap tenang dan tidak terburu-buru keluar dari rumah atau gedung. Tunggu sampai gempa mereda, dan sesudah agak tenang, ambil tas ransel berisi barang-barang keperluan darurat dan keluar dari rumah/gedung menuju ke lapangan sambil melindungi kepala dengan helm atau barang-barang yang dapat digunakan untuk melindungi kepala dari benturan reruntuhan.
  6. Jika anda harus berjalan di tengah jalan raya, berhati-hatilah terhadap papan reklame yang jatuh, tiang listrik yang tiba-tiba rubuh, kabel listrik, pecahan kaca, dan benda-benda yang berjatuhan dari atas gedung
  7. Pastikan tidak ada anggota keluarga yang tertinggal pada saat pergi ke tempat evakuasi. Jika bisa ajaklah tetangga dekat Anda untuk pergi bersama-sama
  8. Jika gempa bumi terjadi pada saat Anda sedang menyetir kendaraan, jangan sekali-kali mengerem dengan mendadak atau menggunakan rem darurat. Kurangilah kecepatan secara bertahap dan hentikan kendaraan anda di bahu jalan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, di bawah kabel bertegangan tinggi, atau di bawah jembatan penyeberangan.
lintasberita
Klik Baca Selengkapnya...

Apa Itu Gempa Bumi?




Gempa bumi adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.


Tipe gempa bumi

Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.[1]kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,[2]

Gempa bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun
lintasberita
Klik Baca Selengkapnya...

Catatan Penting

Bangunan Tahan Gempa lebih mahal kurang lebih 10% daripada yang tidak tahan gempa.
Tetapi perbaikan akan membutuhkan biaya 2 - 3 kali lipat dari biaya itu.
Bila perkuatan juga dilakukan maka biaya akan membengkak menjadi 4 - 8 kali lipat.

Dengan memiliki :

1.DVD Video Tutorial step by step Membangun Rumah


2.DVD Video Tutorial step by step Perbaikan Rumah Pasca Gempa,


Anda akan langsung memahami tentang perencanaan rumah yang tahan gempa dan teknik perbaikannya apabila rumah mengalami kerusakan pasca gempa.

Adalah jauh lebih murah untuk membangun bangunan tahan gempa dibandingkan dgn melakukan perbaikan setelah terjadi gempa ataupun perkuatan setelah bangunan jadi.


Baca Juga

3d max (2) abu vulkanik (1) air bah (1) air conditioning (1) air jernih (5) ampas kopi (1) anti nyamuk serangga (1) apa itu gempa (1) architecture (3) arsitek indonesia (3) asbes (1) Asuransi rumah (1) Atap (9) atap dag (1) autis (1) autocad (2) Bahan Bangunan (11) bahaya debu (1) bahaya gempa (3) bahaya petir (3) balsem (1) bangunan tahan gempa (1) banjir (3) basmi rayap (1) batu alam (1) bau (4) bekisting (1) belajar autocad (2) Bencana Alam (4) beton (6) beton instant (1) bohlam bekas (1) buah pala (2) bunga krisan (1) cat (2) cegah banjir (1) cermin (1) cicak (1) Daftar Isi (1) dag (1) daktilitas (1) dapur (3) debu (1) desain rumah (5) dinding (5) dokumen pelaksanaan proyek (3) dokumen proyek (2) dunia rumah (1) dvd duniarumah (1) Elektrikal (8) elektrosmog (1) elpiji (2) Frank Lloyd Wright’s (1) Friedrich Silaban (1) fungsi tangga (1) Furniture (1) gelas (1) Gempa Bumi (5) global warming (1) gorden (1) green roof (1) gulma (1) Gunung berapi (2) hama tanaman (1) hama tikus (2) harga material bangunan (1) holcim (1) home insurance (1) IMB (2) Inspeksi.rumah (1) Inspirasi design (6) jadwal konstruksi (1) jasa arsitek (2) jasa konstruksi (2) kaca (3) kamar mandi (7) kamar tidur (1) kaporit (1) karpet (1) keadaan darurat gempa bumi (1) kecoa (1) kejahatan (1) keramik (1) kerusakan atap (1) kesalahan dalam perencanaan rumah (6) kolam renang (1) konsep tangga (1) konten blog (1) kontraktor (1) kualitas rumah (1) kulkas (2) lalat (1) Lantai (7) lantai kayu (1) lantai pvc (1) lantai semen (1) legalitas (2) lemari pendingin (1) lokasi bangunan (1) luasan atap (1) lumpur (1) manfaat teh (1) Mayones (1) meja dapur (1) mengusir cicak (1) Merawat rumah (14) nyamuk (1) parquet (1) pdam (1) Pelaksanaan (8) penangkal petir (3) pengharum ruangan (1) pengolahan sampah (2) penyakit menular (1) perabot rumah (1) perda (3) Perencanaan (37) perencanaan rumah (49) perencanaan tangga (1) perfect lot (1) persiapan menghadapi gempa bumi (1) peta gempa (1) Petir (1) Pintu Jendela dan Kusen (3) plafon (2) plastik (2) plumbing (2) pohon (1) pondasi (1) posisi rumah (2) proses pembuatan semen (2) rayap (2) Referensi Buku (3) renovasi rumah (1) rumah (2) rumah Islami (2) rumah sempit (1) rumah tahan gempa (2) rumah tanpa ac (1) rumah unik (1) sabun cuci (1) safety home (2) saluran mampet (1) sampah (2) sanitasi (7) selang air (3) selang elipiji bocor (1) selang elpiji (2) semen (1) semut (2) semut merah (1) serai wangi (1) sertifikat tanah (3) software (1) solusi atap (4) solusi rumah (3) sumur air bersih (1) sumur kuning (1) supplier (1) supplier Material Banguna (1) supplier Material Bangunan (1) Taman (5) taman indah (1) tanaman subur (3) teh (1) teh celup (1) teknologi rumah sederhana tahan gempa (1) tembok (1) tender (1) tersengat listrik (2) tiga roda (1) Tips dan Trik (67) Tokoh Arsitek (4) tsunami (1) tulangan (1) tutorial (5) update harga material bangunan (1) usgs (1) vacuum cleaner (1) vendor (2) video tutorial (2) wallpaper (2) world architecture (1) you tube (3)
Related Posts with Thumbnails